Mengapa Air Putih Yang Dido’akan Bisa Menyembuhkan Orang Sakit?
Damara Niaga Abadi 1 komentar




Siapa sangka air itu hidup. Air mampu merespon ataupun menyampaikan informasi yang disampaikan kepadanya. Bila informasi yang sampaikan padanya buruk, maka kualitasnya akanmenjadi buruk, namun bila informasi yang disampaikan baik, maka kualitasnya pun akan menjadi baik.

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim “… Dan dari pada air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup…” (QS. Al-Anbiya : 30). Dalam kajian kitab-kitab tafsir klasik, ayat diatas diartikan bahwa tanpa air, semua akan mati kehausan. 

Sumber-sumber dari Al-Quran yang membahas mengenai air, yaitu: QS. Fushshilat : 39, QS. An Nahl : 65, QS. Ar Ruum : 24, QS. Al Anbiyaa’ : 30, QS. Al Baqarah : 164, QS. Al Furqaan : 49, QS. Al Jaatsiyah : 5, QS. Al ‘Ankabuut : 63, QS. Qaaf : 11, QS. Az Zukhruf : 11, QS. Al Hajj : 5 

Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama menemukan keajaiban tentang air dari percobaannya selama bertahun-tahun. Dr.Masaru Emoto berhasil mendapatkan foto kristal air pertama di dunia bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ilmuwan yang ahli dalam mikroskop). Foto kristal air ini didapat dengan cara membekukan air pada suhu -25 derajat celcius dan difoto dengan alat foto berkecepatan tinggi. Hasilnya adalah air ternyata mampu merespon terhadap kata-kata, gambar serta musik baik secara positif ataupun negatif. 

Hasil percobaannya tersebut dapat kita baca dalam bukunya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berjudul “Mukjizat Air”. Air murni dari pegunungan di do’akan secara agama Shinto, lalu didinginkan pada suhu -25 derajat Celcius di sebuah laboratorium. Hasilnya, ternyata molekul air membentuk Kristal segi enam yang indah. 

Percobaan diulangi dengan membaca “Arigato” (Terima Kasih ; bahasa Jepang) didepan air tadi, kemudian Kristal dari air tersebut kembali membentuk keindahan yang berbeda.  Kemudian percobaan diulangi dengan diucapkan kata "Setan” pada air tersebut, dan hasilnya ternyata kristal air tersebut membentuk suatu bentukan yang terlihat mengerikan. Dan ketika diputarkan musik klasik (Symphoni Mozart), kristal air tersebut berubah menjadi bentuk bunga. 

Ketika percobaan air diteruskan dengan bacaan Islam "Bismilah” (oleh ulama setempat), spontan Kristal air tersebut kembali mengalami perubahan bentuk, nampak terlihat keindahan yang menakjubkan yaitu berbentuk segi enam dengan lima cabang daun berkilauan. 



Peristiwa tersebut bukan sihir, sulap, takhayul ataupun sebab kecanggihan teknologi. Tetapi nyata, kajian intelektual yang pernah dipresentasikan dan diperagakan di Markas PBB di New York pada bulan Maret tahun 2005 silam. 

Subhanallah… Ternyata air mampu “mendengar”, "membaca” dan “mengerti” serta “merekam” kata-kata atau pesan, seperti layaknya pita magnetic (Compact Disc). Air juga ternyata mampu “mentransfer” kata-kata atau pesan tadi melalui molekul air yang lain. 

Penelitian Dr.Masimoto ini pun tidak hanya mencakup air melainkan juga makanan lainnya yang ternyata mampu memberikan reaksi positif dan negatif. beliau meneliti pengaruh kata terhadap nasi yang dimasukkan dalam toples dan masing-masing ditulisi kata yang berbeda. 

Yang satu ditulis terima kasih dan yang lainnya ditulisi kata kamu bodoh, ternyata toples yang ditulisi kata terima kasih tidak basi, sedangkan yang ditulisi kata kamu bodoh cepat basi bahkan warnanya sudah berubah menjadi kehitaman. 

Inilah rahasianya mengapa kita dianjurkan oleh agama untuk berdoa sebelum makan/minum. Doa yang baik ternyata akan mampu merubah air/makanan menjadi sesuatu yang baik bagi tubuh. Dengan temuan ini, dapat menjawab sekaligus menjelaskan tentang “Mengapa air putih yang dido’akan bisa menyembuhkan orang sakit?” 

Sebelum mengetahui tentang hal ini, mungkin ada dari yang sedang membaca tulisan ini, dan termasuk saya sendiri pun pernah memiliki anggapan bahwa orang yang sembuh berkat meminum air putih yang telah dido’akan tersebut hanya sugesti saja, bahkan mungkin ada yang menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang konyol atau musyrik? 

Akan tetapi, pada kenyataannya, air memang mampu menangkap pesan do’a kesembuhan, menyimpannya, yang kemudian setelah diminum getarannya merambat kepada molekul air yang lain yang ada ditubuh si sakit. 

Seperti yang kita ketahui, bahwa tubuh kita 75% terdiri atas air, darah mengandung 82% air dan tulang yang keras pun mengandung 22% air. 

Untuk itu marilah kita berhati-hati !, apalagi tubuh kita sendiri ternyata terdiri dari 70% air. Jika kita memiliki pikiran negatif maka air dalam tubuh kita juga akan membentuk pola yang negatif. Akibatnya malah bisa menimbulkan penyakit atau masalah lainnya. Tidaklah mengherankan jika stress ternyata memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap timbulnya penyakit. 

Air putih (air minum) dirumah kita, jika setiap hari dido’akan dengan khusyu kepada Allah SWT, agar peminumnya sholeh, sehat, cerdas dll. Niscaya, akan berproses ditubuh , meneruskan pesan/do’a kepada molekul air yang berada di bagian otak dan pembuluh darah peminumnya. 

Dengan izin Allah SWT, pesan/do’a tadi akan dilaksanakan oleh tubuh tanpa disadari. Bila air minum disuatu kota dido’akan dengan serius untuk kesholehan, Insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik. 

Rasulullah SAW bersabda “Zam-zam lima syuriba lahu” (air zam-zam akan melaksanakan pesan dan niat bagi yang meminumnya). Barang siapa yang meminumnya supaya kenyang, maka ia akan kenyang, barang siapa yang meminumnya untuk menyembuhkan sakit, maka ia akan sembuh. 

Subhanallah, ini telah menjelaskan pula mengapa air Zam-zam begitu berkhasiat karena dia menyimpan do’a jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.

Bila kita mau merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an tentang air, kita akan tersentak bahwa masih banyak rahasia Al-Qur’an yang belum kita pahami. Bahwa air ternyata bukan sekedar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh dan sifat-sifat lainnya yang mungkin belum kita ketahui. 

Perlu diingat, Islam adalah agama yang lekat dengan air. 

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah ingin menarik perhatian hamba Nya pada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lainnya yang menunggu untuk disingkap oleh manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi, dan Mati pun wajib dimandikan. 

Tidak ada agama lain yang mengharuskan (baca: mewajibkan) memandikan jenazah. Tetapi kita belum melakukan Dzikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah. 

Ketika segelas air putih terletak di atas meja.Berdiamlah sesaat, bacalah dengan nama Tuhanmu. Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. sebelum minum panjatkan doa, lalu bermohonlah hanya kepada Tuhan, ucapkan ayat-ayat yang suci. Maka, segelas air putih yang diminum akan memberikan segala keindahannya kepada kita. 

Semoga, kedepannya kita dapat memanfaatkan air dengan sebaik-baiknya. Amin. Wallaahu a’lam bish shawab

Sumber : Islamic Motivation
In Category :
Tentang Penulis Dhony Wardhana Sutaryo Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri (QS. Yunus: 44) Facebook and Twitter

1 komentar: